Kamis, 05 Agustus 2010

KECEPATAIN DAN ORDE REAKSI

Kecepatan reaksi dinotasikan sebagai v (velocity) atau r (rate) yang didefinisikan sebagai turunan pertama dari konsentrasi terhadap waktu (dC/dt). Karena pada reaksi tidak ada jarak yang ditempuh maka kecepatan reaksi umum dinotasikan sebagai (r) dan untuk reaksi umum.


maka kecepatan atau laju reaksi ( r) didefinisikan sebagai:
r = - d[A]/adt = - d[B]/bdt = + d[C]/cdt = +d[D]/ddt (1.2)
Dengan acuan bahwa kecepatan reaksi didasarkan pada ber-kurang-nya konsentrasi reaktan persatuan waktu maka diperoleh suatu per-samaan diferensial untuk laju reaksi umum sebagai berikut:
-dC/dt = kCn (1.3)
dengan: -dC/dt = Laju reaksi (r)
k = Konstanta kecepatan reaksi
n = Orde/tingkat reaksi
Penyelesaian umum untuk reaksi orde nol, satu dan dua yang merupakan reaksi yang banyak dijumpai adalah:
1. Orde Nol : C = ko + Co dengan t1/2 = Co/2ko, (1.4)
2. Orde Satu : C = C0e-kt, dengan t1/2 = 0, 693/ki (1.5)
3. Orde dua : 1/C = k2t + 1/Co, dengan t1/2 = l/k2Co (1.6)
dengan:
ko, k1, dan k2; = Konstanta kecepatan reaksi tingkat nol, satu dan dua
C dan Co = Konsentrasi reaktan pada setiap saat dan awal
T1/2 = Waktu paroh (waktu yang dibutuhkan agar kon¬sentrasi reaktan sisa
50%
Reaksi orde nol umum terjadi secara enzimatis dalam biosintesis di mana kecepatan reaksi tidak dipengaruhi konsentrasi Substrat [S]. Reaksi orde satu adalah peluruhan radioaktif, sedangkan reaksi orde dua sangat umum dijumpai di labotarorium.

Sumber :
Sitorus, Marham. 2008. Kimia Organic Fisik. Yogyakarta : Graha Ilmu

0 komentar:

Posting Komentar