Selasa, 17 Agustus 2010

LANGKAH-LANGKAH DELEGASI YANG EFEKTIF


1.Memisahkan tugas-tugas yang sesuai untuk delegasi
Lakukan evaluasi setiap tugas berdasarkan manfaatnya. Hal ini bisa jadi satu tugas rutin yang mudah dilalui untuk bawahan atau satu tugas yang tidak memerlukan kemampuan manajerial dan dapat ditangani cukup oleh bawahan. Kemudian tugas-tugas yang memerlukan kemampuan khusus yang dimiliki bawahan Anda dan dapat menerapkannya pada tugas-tugas itu atau ada tujuan yang ingin dilakukan oleh manajer itu sendiri. Masalah kerahasiaan secara umum tidak didelegasikan.

2.Menyusun aturan dan batasan
Buatlah kejelasan pada bawahan bahwa pada siapa diperlukan untuk melaporkan setelah tugas diselesaikan. Ketidak jelasan seharusnya dihindari. Seberapa besar otoritas yang dia buat dan pengambilan keputusan harus diklarifikasi. Hal ini perlu konsisten sehingga para staf memahami apa yang diharapkan dan iklim kepercayaan mulai dibangun.

3.Menganalisis keuntungan delegasi
Pikirkanlah bagaimana delegasi dapat membantu Anda, orang yang Anda beri kepercayaan, departemen, perusahaan, dan konsumen. Hanya ketika Anda sendiri merasa jelas akan keuntungan delegasi, bahwa Anda dapat menjelaskan nilainya pada orang yang mengambu aktivitas yang didelegasikan.
Juga buatlah satu penilaian masalah yang dapat muncul, seperti:
•Apa yang menjadi konsekuensi jika satu hal tidak berhasil,
•Hasil terjeiek yang yang dihasilkan untuk tim, perusahaan, atau konsumen,
•Berbagai dampak negadf yang rimbul pada individu,
•Dukungan dan bimbingan yang perlu diberikan.

4.Memilih orang yang akan dipercaya

Orang yang dipilih harus memiliki pengetahuan, keahlian, motivasi, dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang didelegasikan dengan memuaskan. Orang yang dipilih harus memiliki intelegensi, kecerdasan alam, dan di atas semuanya, kemauan untuk belajar seperti bagaimana menyelesaikan pekerjaan dengan bantuan dan petunjuk. Ini adalah bagamiana orang berkembarig dan perkembangan staf harus menjadi tujuan kesadaran manajer kapanpun dia mendelegasikan.

5.Mengkomunikasikan tugas yang didelegasikan dengan tepat
Ketika mendelegasikan, pastikan bawahan memahami:
•Mengapa pekerjaan perlu diselesaikan;
•Apa yang diharapkan untuk dilakukan;
•Waktu yang diharapkan untuk diselesaikan;
•Otoritas ketika dia harus membuat keputusan;
•Kemajuan atau laporan penyelesaian yang harus dia berikan;
•Bagaimana Anda mengemukakan pedoman dan mengawasi dia;
•Sumber dan bantuan yang akan dia terima untuk menyelesaikan pekerjaan.

6.Memonitor Kinerja
Awasi kinerja bawahan dengan hati-hati. Susunan tanggal target dan ingatlah ini dalam buku harian Anda sehingga Anda dapat memastikan mereka akan mendapatkannya. Tanpa merasa menekan, pasdkan bahwa laporan kemajuan dibuat ketika diperlukan dan bahwa penyimpangan dari rencana asli diatur dalam waktu yang baik. Jangan biarkan bawahan menjadi ceroboh tentang deadline meeting.

7.Mengkaji dan mengevaluasi
Ketika tugas sudah terselesaikan, lakukan review untuk menilai berapa bagus hal itu berjalan.


SUMBER :
F.Falino, David. 2007.Manajemen Karyawan.Yogyakarta: Tugu Publisher

0 komentar:

Posting Komentar